Oleh. Atep Kurnia
N.V. Eerste Probolinggosche Boek- en Handelsdrukkerij adalah percetakan dan toko buku di Probolinggo, Jawa Timur, antara 1923-1930. Pendirian perusahaan tersebut tercatat dalam keputusan pemerintah No. 44 tanggal 28 Agustus 1923 dan diumumkan dalam Javasche Courant No. 84 tanggal 19 Oktober 1923.
Modal awalnya sebesar ƒ60.000 yang terbagi atas 120 saham, masing-masing bernilai ƒ500. Dari jumlah tersebut, modal yang telah digunakan sebesar ƒ30.000 dan jumlah yang harus disetor pada 1923 sebesar ƒ30.000. Masa berdirinya ditetapkan selama 75 tahun. Tujuan perusahaan adalah menjalankan usaha percetakan dalam arti seluas-luasnya beserta segala kegiatan yang berkaitan dengan usaha tersebut. Perusahaan memiliki perangkat percetakan sebanyak lima snelpersen dan satu handpers. Tenaga kerjanya berjumlah 35 orang, terdiri atas empat orang Eropa dan 31 orang pribumi.
Pada pertengahan 1925, kegiatan perusahaan mencakup penerbitan surat kabar. Pada Juni 1925 diberitakan mengenai terbitnya surat kabar mingguan baru di Probolinggo dengan nama De Week: Nieuws en advertentieblad voor Pasoeroean, Probolinggo en Omstreken. Nomor perdananya diberitakan tampil dengan penyajian yang rapi dan memuat berita-berita setempat dari kawasan Oosthoek, disertai artikel-artikel bacaan mengenai berbagai persoalan.

Buku-buku terbitann Eerste Probolinggosche Boek- en Handelsdrukkerij berkisar di sekitar kepentingan pendidikan dan administrasi pemerintahan. Salah satunya adalah Veelvuldig voorkomende speciale delicten uit het wetboek van strafrecht voor Ned.-Indië, voor onderwijs en zelfstudie (1925) karya Mr. J. Visser. Buku setebal 68 halaman isi dan seharga ƒ1,50 ini berasal dari materi yang digunakan Visser dalam pengajaran di Opleidingsschool voor Inlandsche Ambtenaren te Probolinggo. Penerbitannya dilakukan atas permintaan para muridnya dan memuat pembahasan mengenai delik-delik yang sering dijumpai menurut Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indië. Oleh karena itu, buku tersebut diberitakan sebagai Speciale Delicten.

Selain itu, percetakan itu menerbitkan karya Visser berjudul Wet op de staatsinrichting van Nederlandsch-Indië vergeleken met het vroegere regeeringsreglement en van aanteekeningen en toelichtingen voorzien. Buku yang terdiri atas tujuh halaman pendahuluan dan 104 halaman isi ini djual seharga ƒ2,25.
Dalam iklan tahun 1926, perusahaan yang beralamat di Heerenstraat 10, Probolinggo, dan disebut sebagai Drukkerij en kantoorboekhandel atau percetakan dan perdagangan buku-buku kantor itu menyediakan berbagai kebutuhan percetakan dan alat tulis kantor. Pada 1929, perusahaan masih tercatat dengan alamat Heerenstraat 10, Probolinggo.
Dalam berita tanggal 11 September 1930, bekas gedung Probolinggosche Drukkerij di Heerenstraat disebut-sebut sebagai tempat penyelenggaraan suatu kegiatan paroki. Keterangan tersebut muncul dalam berita mengenai perayaan jubileum pater El. Wouters di Probolinggo.
Sumber pustaka:
Bataviaasch nieuwsblad, 16-06-1925; De Indische courant, 11-09-1930; De Indische mercuur, 14-12-1923, jrg. 46, no. 50; Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië, 07-07-1925; Verslag van bestuur en staat van Nederlandsch-Indië, Suriname en Curaçao van 1924; Nieuwsblad voor den boekhandel, 07-09-1926, jrg. 93, no. 66; Soerabaijasch handelsblad, 23-03-1929, 13-04-1929; digitalcollections.universiteitleiden.nl.
![]()












