Kabar  

Forum TBM Way Kanan Dorong Perpustakaan Masjid dan Gereja Lebih Hidup

Oleh. Ridhoin*

Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Way Kanan terus memperluas gerakan literasi dengan mendorong perpustakaan khusus di lingkungan tempat ibadah, khususnya perpustakaan masjid dan gereja agar semakin hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat. Upaya tersebut diawali melalui koordinasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan. Selasa (4/8).

Audiensi yang dilakukan Ketua Forum TBM Way Kanan, Eko Prasetyo, didampingi Sekretaris Forum TBM Way Kanan, Ridhoin, disambut langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, M. Rofik Mas’ud.

M. Rofik Mas’ud menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, penguatan budaya literasi merupakan kebutuhan masyarakat yang harus didukung oleh berbagai pihak, termasuk melalui keberadaan perpustakaan di tempat ibadah seperti masjid, gereja dan lainnya.

“Kebetulan beberapa waktu lalu kami mengikuti acara berkaitan dengan perpustakaan masjid. Nah, dengan adanya teman-teman Forum TBM Way Kanan ini seperti gayung bersambut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum TBM Way Kanan, Eko Prasetyo, mengatakan bahwa koordinasi ini bertujuan membangun sinergi agar gerakan literasi melalui perpustakaan khusus di lingkungan tempat ibadah semakin masif. Menurutnya, penguatan budaya baca tidak dapat dibebankan kepada satu lembaga saja, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Gerakan literasi tidak cukup dilakukan oleh satu pihak. Kami ingin menjadikan literasi di Way Kanan sebagai gerakan bersama, termasuk dengan mengoptimalkan potensi perpustakaan masjid sebagai ruang belajar, ruang dakwah, dan ruang pemberdayaan masyarakat,” kata Eko.

Sebagai tindak lanjut, Forum TBM Way Kanan bersama Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan akan menyusun sejumlah langkah strategis. Beberapa di antaranya meliputi penyusunan data dan informasi perpustakaan masjid, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan program bersama, diseminasi informasi melalui kanal komunikasi yang efektif dan efisien, hingga kolaborasi dalam kegiatan pembinaan serta pelatihan pengelolaan perpustakaan.

Melalui sinergi tersebut, kedua pihak berharap keberadaan perpustakaan di lingkungan tempat ibadah tidak hanya menjadi pelengkap sarana ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat literasi yang aktif, inklusif dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Way Kanan.

*Pengurus Daerah Forum TBM Way Kanan

Exit mobile version